Harumkan Nama Daerah, AKTI Kalimantan Timur Boyong Tiga Medali di FORNAS VIII NTB 2025

RingkasanMedia.id, Lombok Tengah, NTB — Semangat juang dan kecintaan terhadap budaya tradisional kembali membuahkan hasil manis bagi Kalimantan Timur. Dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) ke-VIII tahun 2025 yang digelar di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, kontingen Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Kalimantan Timur sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih tiga medali—satu emas dan dua perunggu.

Bertempat di GOR Poltekbar, Praya, kegiatan yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 30 Juli hingga 2 Agustus 2025 ini mempertemukan para pegiat kungfu tradisional dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka beradu teknik, filosofi, serta sportivitas dalam semangat menjunjung tinggi nilai-nilai warisan budaya leluhur yang dikemas dalam format kompetisi berskala nasional.

AKTI Kalimantan Timur hadir sebagai salah satu kontingen yang tampil mencolok. Dipimpin oleh pelatih berpengalaman Antung Kadir, S.Kom, dan didampingi oleh official Yunik Nurdiati, sebanyak 13 pegiat diberangkatkan untuk membawa misi bukan hanya meraih medali, namun juga memperkenalkan potensi Kalimantan Timur dalam bidang olahraga rekreasi tradisional kepada publik nasional.

Hasilnya, kerja keras dan semangat juang para pegiat tidak sia-sia. Kesyha Afifah Raihan tampil memukau dan berhasil mempersembahkan medali emas setelah melalui pertandingan yang ketat dan menegangkan. Sementara itu, dua pegiat lainnya, Jovanka Ardeline Permana dan Suhail Fadilah, masing-masing menyumbangkan medali perunggu berkat konsistensi dan kekuatan teknik yang diperlihatkan di arena tanding.

Atmosfer pertandingan dipenuhi rasa bangga dan haru, terutama saat bendera Kalimantan Timur berkibar di podium kehormatan, menandai keberhasilan AKTI Kaltim dalam mencatatkan diri di antara kontingen terbaik. Teriakan dukungan, air mata bahagia, dan pelukan penuh haru menjadi pemandangan yang tak terlupakan dari momen bersejarah ini.

Keberhasilan ini bukan hanya milik para pegiat, tetapi juga hasil sinergi antara AKTI Kalimantan Timur dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui KORMI Provinsi yang telah memberikan dukungan moril dan materil sejak awal persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Dalam pernyataan resminya, pihak AKTI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.

“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang kami. Prestasi ini adalah bukti bahwa semangat menjaga budaya tradisional dapat berdampingan dengan pencapaian prestasi olahraga. Kami berjanji akan terus berlatih, belajar, dan bangkit agar lebih siap menghadapi FORNAS IX di Sulawesi Tengah tahun 2027,” ungkap Antung Kadir selaku pelatih AKTI Kalimantan Timur dengan penuh semangat.

Ajang FORNAS tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pelestarian nilai-nilai budaya lokal yang mulai tergerus zaman. Melalui kungfu tradisional, para pegiat membuktikan bahwa warisan leluhur bangsa dapat dikemas dalam semangat kebangsaan dan sportivitas, menjadikannya kebanggaan bersama.

Dengan tiga medali yang berhasil dibawa pulang, AKTI Kalimantan Timur telah mengukir tinta emas dalam perjalanan mereka di tingkat nasional. Semangat, dedikasi, dan keberanian mereka telah menginspirasi generasi muda Kalimantan Timur untuk terus mencintai budaya bangsa dan percaya bahwa dengan kerja keras, segala sesuatu dapat dicapai. (AAY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *