Polresta Samarinda Larang Takbiran Keliling, Warga Diimbau Rayakan Secara Khidmat

RingkasanMedia.id – Samarinda, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda menegaskan larangan pelaksanaan takbiran keliling pada malam menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kekhusyukan masyarakat dalam menyambut hari raya.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait imbauan tersebut. Masyarakat diharapkan tidak menggelar takbiran keliling menggunakan kendaraan, arak-arakan, maupun pawai di jalan raya.

Bacaan Lainnya

“Kami menyarankan agar tidak ada takbir keliling dengan kendaraan atau arak-arakan. Hal itu berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, serta kekhusyukan malam takbiran,” ujarnya.

Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan melaksanakan takbiran dengan cara yang lebih sederhana dan khidmat di lingkungan masing-masing. Kegiatan takbiran dianjurkan dipusatkan di masjid, musala, atau lingkungan tempat tinggal.

Menurutnya, takbiran dapat diisi dengan kegiatan kebersamaan seperti bertakbir bersama, doa bersama, hingga makan bersama warga tanpa harus melakukan konvoi di jalan.

“Silakan melaksanakan takbiran di lingkungan masing-masing, di masjid atau musala. Bisa berkumpul bersama, takbir bersama, doa bersama. Tidak perlu arak-arakan,” jelasnya.

Imbauan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah kota yang sebelumnya telah mengeluarkan anjuran serupa, demi menciptakan suasana malam Idulfitri yang aman dan kondusif.

Untuk memastikan kebijakan berjalan efektif, Polresta Samarinda akan mengerahkan personel dalam jumlah besar pada malam takbiran. Aparat akan disiagakan di berbagai titik strategis untuk melakukan patroli skala besar.

Selain pengamanan, patroli juga dilakukan secara dialogis dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat, guna meningkatkan kesadaran warga tanpa mengedepankan tindakan represif.

“Pada malam takbiran, kami akan kerahkan personel yang cukup besar di seluruh wilayah Samarinda untuk melakukan patroli skala besar dan patroli dialogis,” tegasnya.

Kapolresta menegaskan, pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan apabila masih ditemukan takbiran keliling di lapangan. Penertiban akan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi tetap aman dan tertib.

“Targetnya tidak ada takbiran keliling. Kalau ada, akan kami bubarkan,” pungkasnya. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *