Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tetap Naik Peringkat Dunia

RingkasanMedia.id – Jakarta, Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah takluk tipis 0-1 dari Bulgaria pada partai final yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam.

Skuad Garuda yang diasuh John Herdman sebenarnya tampil cukup dominan sepanjang pertandingan. Dukungan puluhan ribu suporter di stadion turut membakar semangat Ole Romeny dan rekan-rekannya untuk menekan sejak awal laga.

Bacaan Lainnya

Namun, satu momen krusial di menit ke-38 menjadi penentu hasil akhir. Pelanggaran yang dilakukan Kevin Diks di kotak terlarang berbuah penalti bagi Bulgaria. Eksekusi yang dilakukan Marin Petkov sukses menjebol gawang Indonesia dan menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

Kekalahan ini terasa menyesakkan mengingat dominasi permainan yang ditunjukkan Timnas Indonesia, sekaligus menggagalkan peluang mencetak sejarah dengan meraih kemenangan atas tim Eropa di partai final.

Meski gagal menjadi juara, terdapat kabar positif bagi skuad Garuda. Berdasarkan perhitungan sementara, Timnas Indonesia justru berhasil naik satu peringkat dalam ranking FIFA.

Dari posisi ke-122 sebelum turnamen dimulai, Indonesia kini naik ke peringkat 121 (per pukul 23.15 WIB). Kenaikan ini tidak lepas dari kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di laga sebelumnya yang memberikan tambahan 3,96 poin.

Meski poin sempat berkurang 3,81 akibat kekalahan dari Bulgaria, performa keseluruhan tim tetap membawa dampak positif terhadap peringkat dunia.

Perlu diketahui, perhitungan ranking FIFA saat ini dilakukan secara real time, meski rilis resmi baru akan diumumkan pada Rabu (1/4/2026) setelah seluruh rangkaian pertandingan internasional edisi Maret selesai.

Sementara itu, Bulgaria juga mencatat kenaikan peringkat ke posisi 86, menggeser Gabon. Adapun Saint Kitts and Nevis naik ke peringkat 153, melampaui Kepulauan Solomon.

Hasil ini menjadi catatan penting bagi perjalanan Timnas Indonesia. Meski belum berhasil meraih trofi, peningkatan performa dan peringkat dunia menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan berikutnya di kancah internasional. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *