RingkasanMedia.id – Jakarta, Memasuki tahun ke-22 perjalanannya, DBL Indonesia kembali membuka musim kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dengan mengusung tema “Home of The Dreamers”. Peluncuran musim terbaru ini berlangsung di DBL Academy Jakarta, Selasa (21/7/2026), bertepatan dengan momentum menjelang peringatan Hari Anak Nasional.
Tema tersebut menegaskan komitmen DBL Indonesia untuk terus menjadi ruang bagi generasi muda Indonesia dalam bermain, belajar, bertumbuh, membangun karakter, sekaligus berani mengejar cita-cita melalui olahraga.
Peluncuran musim baru ini sekaligus menandai resmi beroperasinya DBL Academy Jakarta. Berlokasi di kawasan Asya, Jakarta Timur, akademi ini menjadi cabang keempat DBL Academy setelah dua cabang di Surabaya dan satu di Yogyakarta. DBL Academy pertama kali hadir pada 2016 di Surabaya dan kini terus berkembang sebagai bagian dari ekosistem pembinaan olahraga dan pendidikan bagi anak-anak dan remaja.
Berbeda dengan akademi basket pada umumnya, DBL Academy tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis dan fundamental permainan. Peserta didik berusia 3 hingga 18 tahun juga mendapatkan pembinaan karakter serta pengetahuan mengenai nutrisi. Program latihan yang diterapkan mengacu pada kurikulum World Basketball Academy (WBA) Australia.
Seluruh cabang DBL Academy juga didukung fasilitas latihan berstandar internasional, termasuk lapangan berstandar FIBA Level 1 yang digunakan dalam berbagai kompetisi basket bergengsi dunia. DBL Academy Jakarta turut dilengkapi dengan lapangan tenis berstandar internasional.
Kehadiran DBL Academy Jakarta melengkapi ekosistem yang selama ini dibangun DBL Indonesia. Melalui fasilitas dan program pembinaan tersebut, semakin banyak anak muda memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, serta menemukan potensi terbaik mereka melalui olahraga.
Sementara itu, kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 6 Agustus 2026 di Surabaya sebagai kota pembuka. Musim terbaru ini akan kembali menyambangi 31 kota di 22 provinsi, melanjutkan konsistensi DBL sebagai salah satu kompetisi olahraga pelajar terbesar di Indonesia.
Founder dan CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda, mengatakan peluncuran musim terbaru dilakukan menjelang Hari Anak Nasional karena DBL percaya setiap anak memiliki mimpi dan membutuhkan ruang untuk mengembangkan mimpi tersebut.
“Launching ini kami lakukan menjelang Hari Anak Nasional karena kami percaya setiap anak memiliki mimpi. Mimpi membutuhkan tempat untuk tumbuh. DBL ingin terus menjadi tempat di mana anak-anak muda Indonesia menemukan mimpinya, mengembangkannya, lalu berani mengejarnya,” ujar Azrul.
Komitmen DBL dalam membangun ekosistem olahraga pelajar juga mendapat apresiasi dari Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono. Menurutnya, DBL tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga mendorong pengembangan peserta didik secara menyeluruh melalui pendekatan yang berorientasi pada murid, inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Tahun ini, kompetisi DBL juga mendapatkan pengakuan dari Puspresnas. Setiap prestasi yang diraih peserta dalam kompetisi DBL akan mendapatkan sertifikat dari Puspresnas,

sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap prestasi dan talenta pelajar di bidang olahraga.
Selama lebih dari dua dekade, DBL tidak hanya melahirkan atlet basket dan pemain tim nasional. Ekosistem yang dibangun juga menjadi ruang bagi para alumninya untuk berkembang dan mengejar mimpi di berbagai bidang.
Sejumlah alumni DBL tercatat sukses di luar dunia basket. Di antaranya Viknes Waren yang menorehkan prestasi di dunia modeling hingga tampil dalam berbagai peragaan busana di luar negeri. Ada pula Dita Karang, alumni DBL Dance Yogyakarta yang kemudian berkarier sebagai anggota grup K-Pop Secret. Sementara dari bidang lain, Nahal Rizaq, alumni DBL Lampung, berhasil menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) atau penerima penghargaan Adhi Makayasa.
Kesempatan untuk berkembang juga kembali diberikan melalui program Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026. Sebanyak 24 pemain dan empat pelatih terbaik hasil seleksi DBL Camp resmi dilepas untuk menjalani rangkaian program di Amerika Serikat mulai 22 Juli 2026.
Selama berada di Amerika Serikat, skuad DBL All-Star dijadwalkan mengikuti basketball clinic, menyaksikan rangkaian WNBA All-Star Game, serta berpartisipasi dalam turnamen internasional 24th Annual National Summer Classic 2026. Turnamen tersebut akan mempertemukan tim dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Belanda, Puerto Riko, Kepulauan Virgin Amerika Serikat, dan Indonesia.
Tak hanya memberikan ruang bagi student-athlete, DBL Indonesia tahun ini juga menghadirkan program baru bertajuk DBL Super Teacher. Program tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengembangan kapasitas bagi guru yang mendampingi perjalanan para student-athlete.
Melalui program ini, empat guru terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pembelajaran ke luar negeri. Pendaftaran DBL Super Teacher dibuka melalui laman resmi DBL Indonesia.
“Selama ini DBL sudah mengirim ribuan pelajar ke luar negeri. Tahun ini kami ingin para guru juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan menambah pengalaman. Karena kami percaya perjalanan seorang student-athlete tidak akan pernah lepas dari peran guru-guru mereka,” kata Azrul.
Musim 2026-2027 juga mendapat dukungan dari 17 sponsor dan mitra yang turut menjadi bagian dalam perjalanan kompetisi DBL Indonesia. Dukungan tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem olahraga pelajar di Indonesia.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 akan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari kompetisi basket 5-on-5 tingkat SMA, AQUA DBL Dance, AZA 3X3 Competition, hingga penghargaan bagi para suporter sekolah.
Sejak pertama kali digelar pada 2004, DBL telah berkembang menjadi kompetisi yang melibatkan lebih dari 1,5 juta anak muda Indonesia setiap tahunnya, baik sebagai pemain basket, dancer, maupun suporter. Kompetisi ini menjangkau lebih dari 1.000 sekolah dan melibatkan lebih dari 42.000 student-athlete di berbagai daerah.
Dengan tema “Home of The Dreamers”, DBL Indonesia ingin menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar tentang kemenangan dan kekalahan. Lebih dari itu, olahraga menjadi ruang untuk membangun disiplin, karakter, kepemimpinan, keberanian, serta kepercayaan diri generasi muda dalam menghadapi masa depan.
Selama 22 tahun, DBL berupaya menjadi rumah bagi anak-anak muda Indonesia untuk menemukan potensi terbaik mereka, baik sebagai atlet, dancer, pelatih, maupun suporter. Sebab, setiap mimpi membutuhkan ruang untuk tumbuh dan diperjuangkan.
“Because every dream deserves a home.” (M.I.A.D)






