Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1448 H Jatuh Pada 8 Februari 2027

RingkasanMedia.id – Jakarta, Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan awal Ramadan 1448 Hijriah jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Keputusan tersebut berpatokan pada perhitungan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Melalui pedoman KHGT yang sama, Muhammadiyah juga menetapkan 1 Syawal 1448 H atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) bersama Nahdlatul Ulama (NU) belum menetapkan tanggal resmi awal puasa Ramadan 1448 H. Keputusan pemerintah baru akan diumumkan setelah menggelar Sidang Isbat menjelang akhir bulan Syakban, yang mengombinasikan metode hisab dengan pemantauan hilal (rukyatul hilal) secara langsung.

Meskipun sejumlah proyeksi kalender Hijriah turut memperkirakan awal puasa jatuh pada tanggal yang sama, potensi perbedaan penetapan tetap dapat terjadi karena adanya perbedaan metode serta kriteria hilal yang digunakan.

Dalam menentukan awal bulan qamariyah, Muhammadiyah menerapkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal berdasarkan perhitungan astronomis secara akurat. Melalui metode ini, bulan baru dianggap telah masuk jika memenuhi tiga kriteria kumulatif:

Telah terjadi konjungsi (ijtimak) antara matahari dan bulan.

Konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam (sunset).

Piringan bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam (posisi hilal bernilai positif atau sudah wujud).

 

Pada kriteria Wujudul Hilal, ketinggian piringan bulan tidak dibatasi pada derajat tertentu, selama posisi hilal sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *