Borneo FC Samarinda Resmi Berpisah dengan Pieter Huistra, Era Baru Dimulai

RingkasanMedia.id – Samarinda, Borneo FC Samarinda secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pelatih asal Belanda, Pieter Huistra. Keputusan ini diambil setelah serangkaian hasil mengecewakan yang diraih Pesut Etam dalam beberapa pertandingan terakhir di Liga 1 2024/2025.

Di bawah asuhan Huistra, Borneo FC saat ini berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan perolehan 26 poin dari 18 laga. Meskipun di musim lalu Huistra sukses membawa Borneo FC menjadi juara reguler series Liga 1 2023/2024, musim ini perjalanan tim mengalami penurunan yang signifikan. Dalam lima pertandingan terakhir, Pesut Etam hanya meraih satu kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Dua hasil buruk di kandang, yaitu kekalahan telak 0-4 dari Persik Kediri dan 1-3 dari Semen Padang, semakin memperburuk situasi tim.

Bacaan Lainnya

Tak hanya di Liga 1, Borneo FC juga gagal bersinar di ajang ASEAN Club Championship 2024/2025 setelah dihajar Buriram United dengan skor 0-4. Kegagalan-kegagalan ini mempertegas keputusan manajemen untuk mengakhiri kerja sama dengan Huistra.

“Klub sangat menghargai segala pencapaian yang telah diraih Pieter selama di Borneo. Keputusan ini diambil dengan dasar kesepakatan bersama yang mengutamakan profesionalisme. Kepentingan klub tetap menjadi prioritas utama,” ujar manajemen Borneo FC dalam pernyataan resminya.

Selama menjabat sebagai pelatih Borneo FC, Pieter Huistra tercatat memimpin tim dalam 72 pertandingan, dengan rincian 38 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 19 kekalahan. Meski membawa Borneo tampil gemilang di musim lalu, performa buruk di musim ini memaksa manajemen untuk mengambil langkah tegas.

Sebelum bergabung dengan Borneo FC pada Februari 2023, Huistra memiliki karier panjang sebagai pelatih di berbagai klub ternama, seperti FC Groningen, De Graafschap, dan Pakhtakor di Uzbekistan. Ia juga pernah menjabat sebagai direktur teknik Timnas Indonesia pada 2015. Di Borneo FC, ia dikenal dengan gaya permainan khas yang disebut “Borneo Style,” yang sempat membawa tim ini bersaing di papan atas Liga 1. Namun, ketidakmampuan mempertahankan konsistensi musim ini menjadi akhir dari perjalanan Huistra bersama Pesut Etam.

Terkait masa depan tim, Presiden Borneo FC, Nabil Husien Said Amin, sempat memunculkan petunjuk melalui unggahan Instagram Story yang menampilkan tulisan “La Furia Roja.” Hal ini memunculkan spekulasi bahwa pelatih baru Borneo FC kemungkinan besar berasal dari Spanyol. Pengumuman resmi terkait pelatih pengganti diharapkan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *