Doraemon Pamit dari RCTI Setelah Hampir Empat Dekade, Penonton Tanah Air Diliputi Nostalgia

RingkasanMedia.id – Jakarta, Kabar kurang menggembirakan datang dari serial anime legendaris Doraemon. Tayangan yang telah menjadi bagian dari memori kolektif lintas generasi di Indonesia itu dikabarkan resmi berhenti tayang di RCTI mulai awal tahun 2026, menutup perjalanan panjang hampir empat dekade di layar kaca Tanah Air.

Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui akun media sosial X (dulu Twitter) @IndoPopBase, yang mengumumkan bahwa Doraemon tidak lagi masuk dalam jadwal penayangan RCTI.

Bacaan Lainnya

“Doraemon resmi berakhir tayang di RCTI setelah hampir empat dekade,” tulis akun tersebut.

Kabar serupa juga disampaikan akun Habis Nonton Film, yang menyoroti panjangnya perjalanan Doraemon bersama RCTI sejak pertama kali mengudara.

“Doraemon sudah berhenti tayang di RCTI. 35 tahun berlalu sejak 9 Desember 1990, dari tayang mingguan di Minggu pagi hingga sempat hadir setiap hari,” tulis akun tersebut.

Kepergian Doraemon dari RCTI langsung memicu gelombang nostalgia di media sosial. Banyak warganet mengungkapkan kesedihan karena anime robot kucing dari masa depan itu telah menjadi bagian dari rutinitas harian dan akhir pekan mereka sejak kecil.

“Beneran Doraemon sudah nggak tayang? Sayang banget, padahal aku suka,” tulis seorang netizen.

“Sedih, dulu kalau sarapan weekend pasti nyari Doraemon,” timpal warganet lainnya.

“Minggu jam 8 pagi dulu selalu minta dinyalain TV demi nonton Doraemon,” kenang pengguna lain.

Sejumlah netizen menilai tanda-tanda berakhirnya penayangan Doraemon di RCTI sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa waktu terakhir. Hal itu ditandai dengan durasi tayang yang semakin dipangkas.

“Dari 1,5 jam jadi 1 jam, lalu tinggal setengah jam, sekarang malah dihentikan. Padahal tiap minggu selalu nungguin,” tulis seorang warganet.

Meski demikian, Doraemon disebut tidak sepenuhnya menghilang dari layar televisi Indonesia. Beredar spekulasi bahwa hak siar anime tersebut akan berpindah ke stasiun televisi lain.

Isu ini menguat setelah sejumlah pengisi suara Doraemon versi Indonesia diketahui masih melakukan proses dubbing untuk episode-episode terbaru. Spekulasi pun berkembang bahwa Doraemon berpeluang tayang di Trans TV, menyusul hak siar film terbaru Doraemon yang dikabarkan berada di bawah naungan stasiun tersebut.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak RCTI maupun pemegang lisensi terkait kelanjutan penayangan Doraemon di televisi nasional. Namun satu hal yang pasti, pamitnya Doraemon dari RCTI menandai berakhirnya satu era penting dalam sejarah tayangan anak dan keluarga di Indonesia—sebuah serial yang menemani masa kecil jutaan penonton selama hampir 40 tahun. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *