RingkasanMedia.id, Tenggarong, 30 Agustus 2025 – Wushu Kalimantan Timur kembali bersiap menghadapi panggung nasional. Bertempat di GOR Among Rogo, Tenggarong, Kutai Kartanegara, digelar seleksi atlet PON cabang bela diri dan Popnas wushu pada 30–31 Agustus 2025.

Sejak pagi hari, kegiatan diawali dengan cek kesehatan, penimbangan berat badan, hingga technical meeting, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan seleksi. Sebanyak kurang Lebih 60 atlet wushu dari 8 kabupaten/kota di Kaltim ambil bagian dalam ajang ini untuk memperebutkan tiket menuju kompetisi tertinggi di tingkat nasional.
Ketua Panitia Pelaksana, Mazda,SH, menegaskan pentingnya seleksi ini sebagai tolak ukur kemampuan atlet Kaltim.
“Harapan kami, setiap event nasional harus didahului seleksi yang adil. Dengan begitu, atlet Kaltim yang berangkat benar-benar hasil kerja keras sendiri. Target kami di PON, minimal membawa pulang satu medali emas,”ungkapnya.
Sebagai cabang olahraga bela diri yang memadukan kekuatan fisik, teknik, seni gerakan, dan ketangkasan, wushu tidak hanya mengandalkan adu keterampilan tetapi juga kedisiplinan serta strategi. Cabang ini terbagi menjadi dua kategori utama: taolu (rangkaian gerakan jurus) dan sanda (pertarungan bebas). Keduanya menuntut ketekunan, ketahanan tubuh, serta mental juang tinggi dari para atlet.

Seleksi ini menjadi momentum penting untuk menemukan talenta terbaik yang siap mengharumkan nama Kalimantan Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar semakin cinta olahraga, berprestasi, dan disiplin.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, wushu Kaltim optimistis bisa tampil gemilang dan memenuhi target medali emas di PON. (AAY)






