RingkasanMedia.id – Samarinda, Setelah delapan hari pencarian intensif, pelarian 15 tahanan yang kabur dari Polsek Samarinda Kota akhirnya resmi berakhir. Seluruh tahanan berhasil diamankan berkat kerja keras jajaran Polresta Samarinda dengan dukungan Satreskrim, Jatanras Polda Kaltim, serta bantuan informasi dari masyarakat.
Konferensi pers terkait keberhasilan penangkapan ini digelar di Aula Polresta Samarinda, Rabu siang (29/10).
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil sinergi dan dedikasi tinggi seluruh personel di lapangan.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras anggota di lapangan yang hampir tidak kenal lelah selama delapan hari, seluruh tahanan berhasil diamankan. Setiap petunjuk kami pelajari dengan cermat, dan dukungan masyarakat Kota Samarinda sangat luar biasa dalam membantu proses pencarian ini,” ujar Kombes Hendri Umar.
Salah satu penangkapan berawal dari laporan warga di kawasan Sungai Siring, yang melaporkan keberadaan seorang pria mencurigakan di masjid setelah salat subuh. Petugas Pos Lantas setempat langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil mengamankan Kahar, salah satu tahanan yang diketahui sebagai inisiator utama pelarian. Kasus serupa juga terjadi di wilayah Temindung, di mana warga turut memberikan informasi penting hingga tahanan lainnya tertangkap.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi pelarian ini direncanakan oleh tiga tahanan utama, yakni Kahar, Melan, dan Irfan. Ketiganya mematahkan tiang besi jemuran di dalam sel, kemudian menggunakannya untuk menghancurkan kloset dan mencabut paku yang dijadikan alat pembobol. Aksi tersebut dilakukan secara bertahap selama tiga hari, mulai Jumat (17/10) hingga Minggu (19/10).

Setelah lubang cukup besar, tahanan lain bernama Yohannes memperlebar celah agar seluruh tahanan dapat keluar. Kahar dan Melan kemudian membelokkan arah CCTV di belakang sel untuk memudahkan pelarian 12 tahanan lainnya. Setelah keluar, mereka melompat tembok di sisi kiri area tahanan kosong dan berpencar sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Tiga dari 15 tahanan diketahui sempat melarikan diri hingga ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, bahkan ada yang melakukan pencurian sepeda motor untuk memperlancar pelarian mereka.
Kapolresta menegaskan bahwa seluruh tahanan kini telah diamankan kembali, dan proses hukum akan dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dari total 15 tahanan, enam di antaranya telah kami serahkan ke jaksa karena berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P21). Sementara sembilan lainnya masih dalam proses pelengkapan berkas sebelum dilimpahkan ke kejaksaan,” jelas Kombes Hendri.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang aktif memberikan informasi, serta kepada seluruh jajaran kepolisian yang bekerja tanpa henti demi menjaga keamanan kota. (M.I.A.D)






