RingkasanMedia.id – Surabaya, Surabaya kembali menegaskan diri sebagai salah satu destinasi sport tourism terbesar di Indonesia melalui gelaran Surabaya Green Force Run (SGFR) 2026 yang berlangsung meriah di Kota Pahlawan, Minggu (28/6/2026).
Ajang lari yang digagas Persebaya Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya ini sukses mencetak sejarah dengan diikuti 6.000 pelari dari 10 negara, sekaligus menjadi penyelenggaraan terbesar sejak pertama kali digelar.
Tak hanya diikuti pelari nasional, peserta juga datang dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Australia, Jepang, Korea Selatan, Belanda hingga Prancis. Kehadiran peserta mancanegara semakin mengukuhkan Surabaya sebagai kota tujuan wisata olahraga yang mampu menarik perhatian dunia.
Presiden Persebaya, Azrul Ananda, mengaku bangga melihat perkembangan SGFR yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, baik dari jumlah peserta maupun kualitas penyelenggaraan.
Menurutnya, SGFR bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah memperkenalkan Surabaya kepada masyarakat luas melalui konsep sport tourism yang memadukan olahraga, pariwisata, dan gaya hidup sehat.
“Lebih dari lari, SGFR menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas lari, keluarga, hingga wisatawan. Kami ingin menghadirkan pengalaman berlari yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan wajah Surabaya kepada peserta dari berbagai daerah maupun luar negeri,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tingginya antusiasme peserta membuat kuota lomba habis jauh sebelum hari pelaksanaan. Bahkan banyak calon peserta yang tidak kebagian slot karena seluruh kategori telah terisi penuh.
Disambut Pelari Mancanegara
Peserta asal Italia, Luca Balic, mengaku terkesan dengan atmosfer perlombaan di Surabaya. Menurutnya, masyarakat memberikan dukungan luar biasa sepanjang lintasan sehingga mampu menambah semangat para pelari.
Ia juga memuji kualitas penyelenggaraan, mulai dari pengamanan, kebersihan, hingga keramahan warga Surabaya yang membuat pengalaman berlari terasa berbeda dibandingkan beberapa kota lain yang pernah ia kunjungi.
Sementara itu, pelari nasional Dennis Kalla juga mengapresiasi penyelenggaraan SGFR 2026. Ia menilai rute lomba menantang namun tetap nyaman dilalui, dengan dukungan panitia yang profesional serta fasilitas yang lengkap.
Menurut Dennis, event seperti SGFR memiliki peran penting dalam mendorong budaya hidup sehat sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kota Surabaya kepada masyarakat luas.
Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, SGFR 2026 juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi. Kehadiran ribuan peserta beserta keluarga dan pendukung turut meningkatkan aktivitas perhotelan, kuliner, transportasi, hingga sektor UMKM di Surabaya.
Pemerintah Kota Surabaya bersama Persebaya berharap SGFR dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan berskala internasional yang mampu menarik lebih banyak peserta dari berbagai negara.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik setiap tahunnya, Surabaya Green Force Run kini bukan hanya menjadi kebanggaan Kota Pahlawan, tetapi juga menjadi salah satu event lari paling bergengsi di Indonesia yang berpotensi menjadi magnet sport tourism di kawasan Asia Tenggara. (M.I.A.D)






