Penemuan Mayat Pria Mengambang di Sungai Mahakam Gegerkan Warga Sungai Lais Samarinda

RingkasanMedia.id – Samarinda, Suasana sore yang tenang di kawasan dermaga Sungai Lais, Kelurahan Sambutan, Samarinda Ilir, mendadak berubah mencekam pada Selasa (11/11/2025). Warga dikejutkan oleh penemuan sesosok jasad pria yang mengambang di aliran Sungai Mahakam.

Peristiwa itu bermula ketika sejumlah pekerja tambang perahu melihat benda mencurigakan hanyut terbawa arus. Dari kejauhan, bentuknya tampak seperti karung besar yang perlahan mendekat ke tepian sungai. Namun, rasa penasaran segera berubah menjadi panik ketika mereka menyadari bahwa benda tersebut ternyata tubuh manusia.

Bacaan Lainnya

“Saya kira cuma karung atau batang kayu. Tapi pas kami dekati, ternyata tubuh manusia. Kami langsung lapor ke polisi,” ujar Darto (42), saksi mata yang pertama kali melihat jasad tersebut.

Para pekerja di sekitar dermaga mengaku tidak mengenali sosok korban. Mereka memastikan tidak ada rekan mereka yang hilang dalam beberapa hari terakhir. “Kami kerja bareng tiap hari di sini. Nggak ada yang hilang. Wajahnya juga sudah rusak, jadi sulit dikenali,” kata Wawan (35), salah seorang pekerja kapal.

Tak lama setelah laporan diterima, tim gabungan dari Polairud Polresta Samarinda, INAFIS, dan PMI tiba di lokasi. Evakuasi dilakukan di bawah pengawasan aparat kepolisian.

Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Yudiansyah, membenarkan laporan tersebut. Ia menjelaskan, awalnya lokasi penemuan dikira berada di Pelabuhan Pasar Pagi, namun setelah pengecekan, ternyata berada di kawasan Sungai Lais.

“Laporan kami terima sekitar pukul 15.25 Wita. Setelah dicek, lokasi sebenarnya berada di Sungai Lais. Tim langsung kami arahkan ke sana untuk melakukan evakuasi,” ungkap Yudiansyah.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama, hampir dua jam, karena posisi jasad berada di tengah sungai dan arus cukup deras. Sekitar pukul 17.05 Wita, jasad berhasil dievakuasi ke tepi dan dibawa ke daratan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki. Saat ditemukan, jasad dalam posisi tengkurap dan sudah dalam kondisi membengkak. “Korban laki-laki, posisi tengkurap, dan sudah membusuk. Diduga sudah berada di air lebih dari dua hari,” jelas Yudiansyah.

Jenazah kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan identifikasi lebih lanjut. Hingga malam hari, identitas korban belum diketahui. “Belum ada laporan kehilangan yang cocok. Saat ini jenazah kami amankan di rumah sakit sambil menunggu hasil visum dan proses identifikasi,” tambahnya.

Polisi masih menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang berkaitan dengan penemuan jasad tersebut. Warga diimbau untuk tidak menyebarkan kabar spekulatif dan segera melapor jika merasa kehilangan anggota keluarga.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, silakan datang ke kepolisian untuk membantu proses identifikasi,” imbau Yudiansyah. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *