RingkasanMedia.id – Samarinda, Malam puncak Grand Final Putra Putri Pelajar Kalimantan Timur berlangsung meriah pada Rabu malam, 28 Januari 2026, di Gedung Dispora Kalimantan Timur. Ratusan tamu undangan hadir memadati lokasi acara, mulai dari kepala sekolah, orang tua finalis, dewan juri, sponsor, hingga media partner. Ajang tahunan ini kembali menjadi panggung bergengsi bagi pelajar terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur untuk menunjukkan kapasitas, karakter, dan intelektualitas mereka.
Dilansir dari Gerbang Nusantara News, rangkaian acara grand final dikemas secara profesional dengan menampilkan berbagai segmen penilaian, penampilan bakat, serta sesi pemaparan gagasan dari para finalis.
Acara dibuka dengan sambutan Regional Director Putra Putri Pelajar, Handi Wijaya, yang menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta sejak tahap seleksi awal hingga malam grand final.
Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan pelajar.
“Ini bukan hanya ajang lomba, tetapi ruang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kontribusi nyata pelajar untuk daerah. Kami berharap program ini terus melahirkan generasi berprestasi yang mampu membawa nama Kalimantan Timur ke tingkat nasional,” ujar Handi Wijaya.
Handi juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, mentor, sponsor, orang tua finalis, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Dilansir dari Gerbang Nusantara News, dukungan multipihak menjadi kunci konsistensi penyelenggaraan ajang ini setiap tahunnya.
Motivasi bagi para finalis turut disampaikan oleh Winner Putri Pelajar Indonesia 2024, Naeva Zahirah, yang hadir sebagai tamu kehormatan. Ia menekankan bahwa pelajar berprestasi tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi juga dari pola pikir kritis, kepedulian sosial, dan keberanian berkontribusi.
“Pelajar hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Harus berani berpikir kritis, peduli terhadap persoalan sekitar, dan terus mengembangkan potensi diri. Jangan hanya menjadi generasi biasa, tetapi jadilah generasi emas,” pesannya disambut tepuk tangan hadirin.
Menurutnya, ajang Putra Putri Pelajar menjadi sarana penting untuk melatih kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, serta membangun jejaring yang bermanfaat untuk masa depan.
Pada grand final tahun ini, kompetisi dibagi dalam dua kategori utama, yakni kategori SMP dan SMA. Para finalis telah melalui tahapan seleksi ketat, meliputi administrasi, wawancara, pembekalan, hingga masa karantina. Penilaian mencakup aspek kepribadian, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, public speaking, dan kepedulian sosial. Hal ini, dilansir dari Gerbang Nusantara News, menjadi standar utama dalam menentukan duta pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sosial.
Ketua panitia menyebut ajang ini telah melahirkan banyak alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang, baik pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga kompetisi tingkat nasional.
“Alumni Putra Putri Pelajar Kalimantan Timur telah membuktikan mampu bersaing di level lebih tinggi. Ini menunjukkan proses pembinaan berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Grand final mencapai puncaknya saat pengumuman finalis terbaik, mulai dari lima besar, tiga besar, hingga penobatan Putra dan Putri Pelajar Kalimantan Timur terpilih. Suasana haru dan bangga menyelimuti ruangan saat para pemenang diumumkan di hadapan para pendukungnya.
Ajang ini tidak hanya tentang gelar juara, tetapi juga komitmen menjadi duta pelajar yang aktif, inspiratif, dan membawa dampak positif. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Putra Putri Pelajar Kalimantan Timur diharapkan terus menjadi simbol generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas. (M.I.A.D)






