Nongkrong di Tepi Mahakam Makin Asyik, Teras Samarinda Tahap 2 Resmi Dibuka Bertahap

RingkasanMedia.id – Samarinda, Kawasan tepi Sungai Mahakam kini makin estetik dan ramah pejalan kaki. Pagar seng pembatas proyek di sepanjang Teras Samarinda Tahap 2 akhirnya resmi dilepas, menandai dibukanya akses publik untuk Segmen 2, 3, dan 4.

Langkah ini diambil Pemerintah Kota Samarinda agar masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas pedestrian dan ruang terbuka hijau tersebut, sembari menunggu penyelesaian akhir Segmen 1 yang ditargetkan rampung pada akhir tahun.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa penataan kawasan pesisir sungai ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mengembalikan dana APBD menjadi fasilitas publik yang berdampak langsung.

“Prinsipnya, alokasi anggaran daerah yang dikelola secara bijak akan melahirkan karya yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Andi Harun di lokasi.

Setiap area di Teras 2 ini dirancang dengan fungsi yang saling melengkapi:

Segmen 2 & 3 (Ekologi & Ekonomi Local): Menghadirkan ruang terbuka hijau seluas 1.558 meter persegi sebagai paru-paru baru kota di tepi Mahakam. Tak hanya itu, tersedia dermaga modern seluas 2.115 meter persegi yang disandingkan dengan 12 gerai usaha modern bagi para pelaku UMKM lokal.

Segmen 4 (Ruang Ekspresi & Rekreasi Keluarga): Difokuskan untuk panggung amfiteater mini sebagai wadah Unjuk bakat anak muda, lengkap dengan fasilitas playground yang aman untuk anak-anak.

Dari segi kenyamanan dan aksesibilitas, seluruh jalur pedestrian menggunakan material andesit bakar yang dilengkapi guiding block untuk penyandang disabilitas. Keamanan dan kebersihan kawasan pun ditunjang dengan penerangan modern, saluran air tertutup, jaringan CCTV, serta pos penjagaan terpadu.

Untuk pengelolaan jangka panjang, Pemkot Samarinda membagi zona perawatan secara kolaboratif. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengawal kebersihan koridor dari area Masjid Raya Darussalam hingga batas Pelindo, sementara Dinas Perhubungan (Dishub) mengelola sektor pertamanan dan kelancaran lalu lintas. Akses parkir pengunjung sendiri dipusatkan di basement Pasar Pagi untuk mencegah kemacetan di jalan utama.

Meski sisa pengerjaan minor masih terus disempurnakan oleh Dinas PUPR bersama kontraktor, warga Samarinda kini sudah bisa menikmati suasana baru nongkrong di tepi Mahakam dengan lebih nyaman dan inklusif. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *