Grand Opening Out Of The Boox & Festival Literasi Kaltim 2026: Pesta Buku Terbesar Siap Kobarkan Budaya Membaca

RingkasanMedia.id – Samarinda, Surga bagi para pecinta buku dan pegiat literasi resmi dibuka di Kota Tepian. Gelaran Grand Opening Out Of The Boox yang dirangkai bersamaan dengan Festival Literasi Kalimantan Timur 2026 sukses menyedot perhatian publik di Aula Tower Kadrie Oening Dispora Kaltim, Minggu (30/8/2026).

Pesta literasi akbar yang berlangsung gratis mulai 29 Agustus hingga 19 September 2026 ini menghadirkan koleksi dari lebih dari 100 penerbit ternama, deretan buku best seller, diskon fantastis hingga 50 persen, hingga beragam lomba serta aktivitas komunitas yang menarik.

Bacaan Lainnya

Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mengobarkan kembali semangat membaca di tengah gempuran era digital. Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa kemampuan menyaring informasi menjadi benteng utama masyarakat di tengah maraknya media sosial.

“Literasi sangat penting bagi anak-anak kita, apalagi di era digital dan media sosial saat informasi beredar begitu cepat,” ujar Gubernur. Ia juga menyentil kebiasaan buruk netizen yang kerap berkomentar panjang lebar hanya dari membaca judul tanpa mengulas isi informasi secara utuh.

“Baru baca judul, belum baca isinya, komentarnya sudah paling panjang. Ini yang paling repot dan harus kita perbaiki. Jangan sampai kita salah kaprah,” tegasnya. Gubernur pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup untuk membangun budaya belajar sepanjang hayat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim, Hj. Lisa Hasliana, menyampaikan bahwa festival ini dirancang bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wadah kolaborasi nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.

Gubenur Kaltim H.Rudy Mas’ud Bersama Bunda Literasi Kaltim, Kepala Dinas Perpustakaan dan OPD Terkait di Kegiatan Grand Opening Out Of The Boox Festival Literasi Kaltim (30/08/2026) Photo: Tim Ringkasan Media

“Pencanangan ini diharapkan menjadi awal penguatan gerakan bersama yang tumbuh di keluarga, sekolah, perpustakaan, komunitas, hingga tempat kerja,” jelas Lisa.

Pada kesempatan yang sama, Bunda Literasi Kaltim sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah Harum, secara resmi meluncurkan Gerakan Literasi Kalimantan Timur (GLK) 2026. Ia mendorong agar budaya belajar dibangun mulai dari rumah sebagai lingkungan terdekat anak.

“Saya mendambakan setiap rumah di Kaltim menjadi ruang belajar pertama. Cukup sediakan sudut kecil berisi buku dan luangkan waktu 15 menit setiap hari untuk membaca bersama anak tanpa gangguan gawai,” imbau Sarifah.

GLK 2026 mengusung tiga program unggulan utama: Program Satu Guru Satu Buku untuk mendorong karya tulis para pendidik, pengembangan Model Kampung/Desa Literasi Masa Depan, serta Gerakan OPD Mengajar demi melibatkan birokrasi dalam mencerdaskan publik.

Suasana pembukaan makin hangat saat Gubernur Harum sapaan Rudy Mas’ud bersama Bunda Literasi membagikan hadiah langsung kepada anak-anak dalam sesi kuis interaktif. Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, sastrawan, pendongeng, hingga ratusan tenaga pendidik dan pelajar.

Jangan lewatkan kesempatan untuk berburu buku favorit dan mengasah wawasan di Out Of The Boox Festival Literasi Kaltim 2026. Mari luangkan waktu, ajak keluarga serta kawan sejawat, dan jadikan membaca sebagai bagian dari identitas warga Kalimantan Timur! (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *