RingkasanMedia.id – Amsterdam, Kabar gembira yang ditunggu-tunggu pencinta sepak bola Tanah Air akhirnya tiba. Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Ajax Amsterdam, Senin (2/2/2026).
Ajax Amsterdam mengumumkan kedatangan Paes dari klub Amerika Serikat, FC Dallas, pada bursa transfer Januari 2026. Kiper berusia 27 tahun itu diikat kontrak hingga 30 Juni 2029 mendatang, sebagai bagian dari rencana jangka panjang klub Belanda tersebut.
“Ajax, FC Dallas, dan Maarten Paes telah mencapai kesepakatan mengenai transfer langsung sang penjaga gawang ke Ajax. Kiper berusia 27 tahun itu menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2029,” bunyi pernyataan resmi yang dirilis klub Amsterdam di laman mereka, Senin (2/2/2026).
Rumor kepindahan Paes ke Ajax sebenarnya sudah menguat dalam beberapa pekan terakhir. Sebelum resmi diperkenalkan, Paes bahkan telah menyaksikan langsung pertandingan Ajax Amsterdam melawan Excelsior pada Minggu (1/2) lalu, menambah spekulasi soal transfer ini.
Pengenalan resmi Paes di Ajax juga bersamaan dengan kedatangan pemain lain, termasuk Oleksandr Zinchenko, yang lebih dulu diperkenalkan sebagai rekrutan anyar klub. Kepindahan Paes ke Ajax disebut-sebut tak lepas dari peran figur penting seperti Jordi Cruyff dan Denny Landzaat, yang telah mengenal baik sang kiper sejak bekerja bersama di Timnas Indonesia.
Bergabungnya Paes ke Ajax Amsterdam tentu menjadi kabar membanggakan bagi penggemar sepak bola Indonesia. Ajax merupakan salah satu klub paling bersejarah di Belanda, dengan catatan 36 gelar juara Liga Belanda, serta dikenal sebagai tempat berkembangnya talenta-talenta top dunia.
Ke depan, Paes diharapkan bisa beradaptasi dengan cepat dan menembus skuad utama Ajax Amsterdam. Adaptasi tersebut diprediksi tidak akan terlalu rumit, mengingat kiper kelahiran Nijmegen, Belanda, ini sudah memiliki pengalaman bermain di sepak bola Belanda bersama klub seperti NEC Nijmegen dan FC Utrecht.
Dengan pengalaman internasional dan karier yang terus menanjak, kehadiran Maarten Paes di Ajax Amsterdam menjadi tonggak penting dalam perjalanan pesepak bola Indonesia di kancah Eropa. (M.I.A.D)






