Dalam unggahan yang beredar, seorang pria lanjut usia diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan menyentuh bagian tubuh sensitif seorang penumpang perempuan saat berada di dalam bus. Aksi tersebut diduga dilakukan secara sengaja dan tanpa persetujuan korban, sehingga memicu kecaman luas dari warganet.
Korban disebutkan mengalami trauma dan ketidaknyamanan akibat kejadian tersebut. Beberapa penumpang lain yang mengetahui insiden itu bukanya merespon korban namun tidak ada yang simpati dan membiarkan pelaku melarikan diri dengan cara turun dari bus.
Unggahan di Samarinda Respon Info dengan cepat menyebar dan mendapat komentar pro dan kontra. Mayoritas warganet mengecam keras tindakan pelaku serta mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini. Banyak pula yang meminta agar pengelola transportasi umum meningkatkan pengawasan demi menjamin keamanan penumpang, khususnya perempuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status hukum pelaku. Namun masyarakat berharap kasus ini dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku agar memberikan efek jera dan melindungi korban.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa pelecehan seksual dapat terjadi di ruang publik mana pun, termasuk transportasi umum. Masyarakat diimbau untuk berani melapor apabila menjadi korban atau menyaksikan tindakan serupa, serta saling menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. (ARD)






