Pemkot Samarinda Tindak Lanjut Keluhan Warga, TPS di Perumahan BPK di Tutup.

Ringkasanmedia.id – Kota Samarinda, Pemerintah Kota Samarinda secara permanen menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Perumahan Bumi Prestasi Kencana (BPK), Samarinda Seberang. Keputusan ini diambil sebagai respons atas keluhan warga yang merasa terganggu oleh kondisi TPS tersebut yang sering menyebabkan masalah lingkungan.

Menurut Anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Hambali Israni, penutupan TPS ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi keresahan masyarakat. “Kami telah mendengar keluhan warga dan memastikan TPS di Perumahan BPK akan ditutup secara permanen dalam waktu dekat,” kata Hambali.

Bacaan Lainnya

Pemkot telah menyiapkan alternatif bagi warga dengan mengarahkan mereka ke TPS Ferry di Harapan Baru, dekat turunan Gunung Lipan. TPS tersebut memiliki kapasitas yang lebih besar dan dikelola langsung oleh pemerintah kota.

Penutupan TPS akan berlangsung secara bertahap. Dalam dua minggu ke depan, Pemkot akan bekerja sama dengan masyarakat setempat dan relawan untuk menjaga TPS agar tidak lagi digunakan. Relawan akan membantu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membuang sampah di tempat yang telah disediakan.

Pemerintah juga akan memasang papan informasi dan petunjuk arah menuju TPS Ferry untuk memudahkan warga beradaptasi dengan perubahan ini. Lurah Harapan Baru, Muhammad Iqbal, mendukung langkah ini dan yakin kapasitas TPS Ferry yang lebih besar akan mampu menampung sampah dari masyarakat sekitar.
Terpisah, Lurah Harapan Baru, Muhammad Iqbal, turut mendukung langkah ini. Ia menyebut bahwa wilayah Kelurahan Harapan Baru hanya memiliki dua TPS, yaitu di Perumahan BPK dan di Harapan Baru.

Dengan dialihkannya pembuangan ke TPS Ferry, ia yakin kapasitas TPS yang lebih besar tersebut akan mampu menampung sampah dari masyarakat sekitar.

“TPS Ferry jauh lebih besar dan memadai untuk kebutuhan pembuangan sampah. Ini juga langkah yang baik untuk memusatkan pengelolaan sampah di satu tempat yang lebih terorganisir,” ujar Iqbal.
Ia juga menyebut bahwa proses penutupan TPS di Perumahan BPK diperkirakan selesai dalam waktu seminggu.

“Kami optimis dalam seminggu, TPS ini akan ditutup permanen. Selanjutnya, kami mohon kerja sama dari masyarakat untuk membuang sampah ke TPS Ferry,” pungkasnya.AAY

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *