Warga Panik, Kebakaran Ruko Dua Lantai Terjadi di Sungai Kapih

RingkasanMedia.id – Samarinda, Peristiwa kebakaran kembali menggegerkan warga Samarinda. Kali ini, sebuah rumah toko (ruko) dua lantai di kawasan Jalan Marhusin, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, terbakar pada Kamis siang (7/5/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Api diketahui muncul dari bagian lantai atas bangunan dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan sebagian besar area lantai dua. Meski sempat membuat penghuni panik, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Bacaan Lainnya

Kebakaran yang terjadi di tengah aktivitas warga itu langsung menarik perhatian masyarakat sekitar. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian, sementara warga berusaha membantu melakukan penanganan awal sebelum petugas datang.

Pemilik ruko, Rohani, mengatakan dirinya pertama kali menyadari adanya kebakaran setelah mendengar suara aneh dari lantai atas saat sedang berada di bawah.

“Saya dengar suara dari atas seperti ada letupan kecil,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, api langsung terlihat membesar di ruangan lantai dua yang selama ini digunakan sebagai kamar keluarga. Beruntung, saat kejadian ruangan dalam keadaan kosong.

“Biasanya ada yang tidur di atas, tapi kebetulan sedang tidak ada di rumah,” katanya.

Ia juga memastikan tidak ada aktivitas memasak di lantai atas karena ruangan tersebut hanya dipakai sebagai kamar.

Menanggapi laporan warga, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan dua unit armada pemadam.

Kasi Operasional dan Komunikasi Disdamkarmat Samarinda, Rinjani Kusuma, menjelaskan api berhasil dikendalikan kurang dari satu jam setelah petugas tiba.

“Bangunan berbahan beton sehingga api tidak cepat menjalar ke bangunan lain,” jelasnya.

Menurutnya, titik api berada di lantai dua bangunan. Berkat respons cepat petugas dan relawan, kobaran api berhasil dicegah agar tidak meluas ke area sekitar.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *