Kakorlantas Polri Soroti Minimnya Kamera ETLE di Kaltim, Targetkan Digitalisasi Penegakan Hukum 95 Persen

RingkasanMedia.id – Balikpapan, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryo, melakukan peninjauan langsung terhadap penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kalimantan Timur, Rabu (10/12/2025). Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kontrol Satlantas Polresta Balikpapan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Operasi Natal 2025.

Dalam kesempatan itu, Kakorlantas menyoroti keterbatasan jumlah kamera ETLE di Kaltim. Saat ini, wilayah seluas Kalimantan Timur hanya ditunjang oleh 32 unit kamera, jumlah yang dinilainya jauh dari memadai untuk mendukung penegakan hukum berbasis digital.

Bacaan Lainnya

“Untuk wilayah sebesar Kalimantan Timur, idealnya terdapat 500 kamera ETLE. Dengan jumlah tersebut, penindakan pelanggaran lalu lintas berbasis elektronik bisa berjalan maksimal,” tegas Irjen Pol Agus Suryo.

Ia menekankan bahwa Polri terus mengakselerasi transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas. Revitalisasi dan perluasan sistem ETLE disebutnya sebagai langkah penting untuk menciptakan tata kelola lalu lintas yang lebih tertib, transparan, dan efektif.

Menurut Agus Suryo, komposisi ideal penegakan hukum di wilayah besar adalah 95 persen melalui ETLE dan hanya 5 persen secara manual.
“Dengan dominasi ETLE, tingkat kepatuhan pengendara akan meningkat karena sistem bekerja objektif, tidak pandang bulu, dan tidak dapat dinegosiasi,” ujarnya.

Meski menyadari masih banyak kekurangan dalam infrastruktur ETLE di Kaltim, Kakorlantas memastikan seluruh perangkat yang sudah tersedia akan dimaksimalkan terutama menjelang Operasi Natal 2025, saat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat tajam.

Di akhir kunjungan, Irjen Pol Agus Suryo turut meminta dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk menambah jumlah kamera ETLE guna mencapai standar ideal.
“Penambahan kamera ETLE sangat penting untuk memperkuat pengawasan lalu lintas dan menekan angka pelanggaran. Kami berharap dukungan semua pihak untuk percepatan ini,” tutupnya.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Polri mempercepat digitalisasi penegakan hukum di jalan raya serta meningkatkan keselamatan para pengguna transportasi. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *