Bus Pariwisata Terbalik Di Samarinda, Sopir Luka Usai Diduga Rem Tak Berfungsi

Ringkasanmedia.id Samarinda — Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Untung Suropati, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 09.00 Wita. Kendaraan tersebut dilaporkan kehilangan kendali sebelum akhirnya terbalik di lokasi kejadian.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda, Ismail Marzuki, mengatakan insiden tersebut diduga dipicu oleh kerusakan pada sistem pengereman bus.

“Berdasarkan keterangan awal dari pengemudi, rem kendaraan tidak berfungsi sehingga bus terus melaju dan pengemudi kesulitan mengendalikan laju kendaraan,” ujar Ismail di lokasi kejadian, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi bus diketahui melaju dari arah Samarinda Seberang menuju pusat Kota Samarinda. Saat menyadari rem tidak berfungsi, pengemudi berusaha menghindari potensi kecelakaan lebih besar dengan mengarahkan kendaraan ke Jalan Untung Suropati.

Beruntung, bus tersebut tidak membawa penumpang saat insiden terjadi. Hanya pengemudi yang berada di dalam kendaraan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Bus dalam kondisi kosong, hanya sopir yang berada di dalam dan mengalami luka,” jelasnya.

Pengemudi kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke Rumah Sakit Hermina Samarinda untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, proses evakuasi bus yang terbalik memerlukan waktu sekitar 45 menit. Petugas harus menunggu kedatangan mobil crane untuk mengangkat kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kabin atas.

“Proses evakuasi memakan waktu sekitar 45 menit karena posisi bus terbalik dan bagian kabin atasnya rusak, sehingga petugas harus berhati-hati saat melakukan pengangkatan,” kata Ismail.

Setelah berhasil ditegakkan, bus kemudian dipindahkan dari lokasi kejadian dan dibawa menuju Terminal Bus Sungai Kunjang Samarinda.

Pihak kepolisian juga memastikan kecelakaan tersebut tidak menimbulkan kemacetan berarti di sekitar lokasi, mengingat kondisi lalu lintas saat itu relatif lengang.

“Saat kejadian arus lalu lintas sudah tidak terlalu padat karena jam sibuk pagi mulai berkurang,” tuturnya.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa dugaan kerusakan pada sistem pengereman bus tersebut. (ARD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *