Ringkasanmedia.id Samarinda — Borneo FC Samarinda tampil dominan saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Segiri, Sabtu (11/4/2026) sore, Pesut Etam sukses meraih kemenangan telak 5-1.
Hasil ini semakin mengukuhkan posisi Borneo FC sebagai penantang serius dalam perebutan gelar juara musim ini. Tambahan tiga poin membuat tim asuhan mereka kini mengoleksi 60 poin, hanya terpaut satu angka dari Persib Bandung yang masih bertengger di puncak klasemen sementara dengan 61 poin.
Situasi ini membuat tekanan kini beralih ke Persib yang baru akan melakoni pertandingan pada Minggu (12/4/2026) malam. Laga melawan Bali United diprediksi tidak akan mudah, mengingat lawan yang dihadapi juga memiliki kualitas dan ambisi besar di papan atas.
Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan penuh suporter di Stadion Segiri menjadi energi tambahan bagi tuan rumah untuk tampil agresif. Sejumlah peluang berhasil diciptakan sebelum akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-29.
Mariano Peralta menjadi aktor pembuka keunggulan Borneo FC setelah berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang. Gol tersebut disambut sorak sorai pendukung tuan rumah yang memadati stadion.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. PSBS Biak mampu memberikan respons cepat dengan mencetak gol penyeimbang melalui M. Hasan pada menit ke-32. Gol tersebut sempat membuat jalannya pertandingan kembali terbuka.
Borneo FC tidak tinggal diam. Mereka kembali meningkatkan intensitas serangan dan berhasil merebut kembali keunggulan pada menit ke-38. Lagi-lagi, Mariano Peralta menjadi pembeda dengan mencetak gol keduanya di laga ini. Skor 2-1 untuk keunggulan Borneo FC bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Borneo FC semakin menunjukkan dominasinya. Permainan cepat dan kombinasi serangan yang rapi membuat lini pertahanan PSBS Biak kesulitan mengimbangi tekanan.
Gol ketiga Borneo FC lahir pada menit ke-65 melalui Juan Villa yang berhasil memaksimalkan peluang di kotak penalti. Hanya berselang tiga menit, Marcos Astina turut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-68, memperlebar keunggulan menjadi 4-1.
Unggul tiga gol tidak membuat Borneo FC mengendurkan serangan. Mereka tetap tampil disiplin dan terus menekan hingga menit-menit akhir pertandingan. Hasilnya, Komang Teguh menutup pesta gol Borneo FC lewat gol pada menit ke-88.
PSBS Biak sebenarnya berupaya keluar dari tekanan, namun solidnya lini belakang Borneo FC membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya di babak kedua.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 5-1 tetap bertahan untuk kemenangan Borneo FC. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang tren positif tim di kandang sendiri dan menjaga asa dalam perburuan gelar juara.
Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir musim, setiap pertandingan menjadi krusial bagi tim-tim papan atas. Borneo FC kini hanya bisa menunggu hasil pertandingan Persib sambil terus menjaga konsistensi di laga-laga berikutnya.
Persaingan di papan atas BRI Super League pun dipastikan semakin ketat, dengan selisih poin yang tipis membuat peluang juara masih terbuka lebar hingga pekan-pekan terakhir (ARD)






