Beat Diabetes di Samarinda, Tropicana Slim Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Waspada Sejak Dini

RingkasanMedia.id – Samarinda, Semangat hidup sehat terasa sejak pagi hari di lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Ratusan peserta dari berbagai kalangan berkumpul mengikuti kegiatan “Beat Diabetes” dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA di Ruang Rapat Ruhui Rahayu ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di 35 kota di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Marketing Manager Nutrifood Kalimantan, Wiradetia, menyampaikan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya diabetes sekaligus mendorong pola hidup sehat.

“Melalui program Beat Diabetes ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk mencegah diabetes dengan cara membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga komunitas. Peserta berasal dari berbagai klinik di Samarinda, termasuk Klinik Media Farma dengan total sekitar 150 peserta, serta didukung Prolanis dari puskesmas dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.

Senam Diabetes di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur (12/4/2026) Photo: Tim Ringkasan Media

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam diabetes bersama di halaman Kantor Gubernur, kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan melalui talkshow yang menghadirkan dr Johanes Adiatna Mastan.

Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan gula darah, tekanan darah, hingga berbagai skrining kesehatan lainnya yang difasilitasi oleh pihak puskesmas dan Rumah Sakit Mulya Medika.

Wiradetia menambahkan, kegiatan ini akan berlanjut pada momen World Diabetes Day pada 25 November mendatang, dengan konsep yang lebih luas seperti jalan sehat agar dapat menjangkau seluruh kalangan masyarakat.

Talkshow di Acara Beat Diabetes Tropicana di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (12/4/2026) Photo: Tim Ringkasan Media

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran sejak dini, mengingat Kalimantan Timur termasuk dalam tiga besar daerah dengan kasus diabetes yang cukup tinggi.

“Sekarang bukan hanya usia lanjut, anak muda juga mulai rentan. Banyak yang masih takut melakukan pengecekan kesehatan, padahal deteksi dini itu sangat penting,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan mulai menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat, gerakan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menekan angka diabetes serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Timur. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *