RingkasanMedia.id – Samarinda, Kepadatan arus lalu lintas di tanjakan Jalan Letjen Suprapto, Samarinda, mendadak diwarnai aksi kriminal. Pencurian kabel Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) kembali terjadi di jalur tersebut pada Minggu (8/2) sekitar pukul 16.00 WITA, menambah daftar gangguan terhadap fasilitas publik di kota ini.
Peristiwa berlangsung di ruas eks Jalan Pembangunan, tepatnya pada bagian median tanjakan yang menjadi titik jalur kabel penerangan jalan. Meski situasi lalu lintas saat itu terpantau ramai, aksi pelaku tetap berlangsung dan sempat menarik perhatian warga sekitar.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta rekaman video warga, pencurian diduga dilakukan oleh dua pria. Keduanya terlihat membongkar struktur median jalan untuk mengambil kabel LPJU yang tertanam di dalam beton.
Kepala Seksi Prasarana Jalan Dinas Perhubungan Samarinda, La Piy, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku merusak bagian median untuk mengakses kabel penerangan yang berada di dalamnya.
Dari hasil pemeriksaan, panjang kabel yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 51,3 meter. Dampaknya, dua unit lampu penerangan jalan di lokasi itu tidak dapat berfungsi.
Selain menyebabkan gangguan penerangan, aksi tersebut juga menimbulkan kerusakan infrastruktur. Median jalan yang dibongkar berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera diperbaiki.
Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp10.733.000, meliputi nilai kabel yang hilang dan perbaikan fasilitas pendukung yang terdampak. Pihak Dishub menilai kawasan tersebut masih tergolong rawan dan berpotensi kembali menjadi sasaran jika pelaku belum tertangkap.
Dishub Samarinda memastikan akan melaporkan kejadian ini secara resmi kepada kepolisian agar diproses hukum. Masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif menjaga fasilitas umum dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar infrastruktur jalan dan penerangan.
Sementara itu, Kapolsekta Samarinda Ulu AKP Wawan Gunawan menyatakan pihaknya telah menangani kasus tersebut. Polisi mengaku sudah mengantongi ciri-ciri dua terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran serta mengumpulkan informasi tambahan dari masyarakat. (M.I.A.D)






