RingkasanMedia.id – Samarinda, Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1447 Hijriyah, kegiatan Festival Dai Cilik dan Muda resmi digelar di Halaman Islamic Center Samarinda. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Borneo Muharram Festival 2025 yang berlangsung semarak dan religius sejak akhir Juni lalu.
Kompetisi dakwah ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada 2 dan 4 Juli 2025, dan diikuti oleh sebanyak 48 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Para peserta dibagi dalam dua kategori, yaitu dai cilik dan dai muda, yang masing-masing menampilkan kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan gaya, kefasihan, dan kekuatan pesan yang menggugah.

Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kalimantan Timur, Ustadz Rudini, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat para peserta yang mayoritas berasal dari generasi muda. Menurutnya, keberadaan 48 dai muda ini adalah aset luar biasa yang harus dibina dan diberi ruang untuk terus berkembang.
“Festival ini bukan sekadar lomba, tapi juga sarana regenerasi dakwah. Ini akan menjadi ajang tahunan yang terus kita dorong agar lahir para dai dan calon ulama yang siap membawa pencerahan di tengah umat,” ujar Ustadz Rudini.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak cukup hanya didukung oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen, baik dari LPWNU, pemerintah daerah, maupun masyarakat luas.
“Semangat dakwah tidak boleh padam. Kami berharap dukungan dari semua pihak, agar kompetisi seperti ini terus berkelanjutan dan melahirkan dai-dai potensial untuk masa depan bangsa dan umat,” tambahnya.
Tak lupa, LDNU juga memberikan apresiasi khusus kepada A&M Event Organizer yang telah berkolaborasi dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kaltim dalam menyukseskan kegiatan ini. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi contoh kemitraan yang membangun di bidang keagamaan dan pemberdayaan generasi muda.
Festival Dai Cilik dan Muda ini akan memilih juara 1 hingga harapan 2 dari masing-masing kategori, dan nantinya para pemenang akan tampil dalam Grand Final sebagai bagian dari puncak perayaan Borneo Muharram Festival 2025.
Dengan hadirnya kegiatan ini, Islamic Center Samarinda kembali menjadi pusat kebangkitan dakwah dan pendidikan keislaman yang membumi. Festival ini bukan hanya panggung perlombaan, tapi juga menjadi ruang bagi lahirnya para penerus ulama, penyeru kebaikan, dan pelita bagi masyarakat di masa depan. (M.I.A.D)






