Seru dan Penuh Aroma! Jakartaloc Fun Battle Jadi Ajang Adu Kreativitas Para Barista Kaltim

RingkasanMedia.id – Samarinda,  Suasana hangat dan wangi kopi memenuhi udara di Jalan Jakarta, Samarinda (02/07/2025) . Tempat Kopi Jakartaloc, yang dikenal sebagai salah satu tempat nongkrong favorit pecinta kopi, mendadak dipenuhi pengunjung, barista, dan komunitas kopi dari berbagai daerah. Mereka berkumpul dalam ajang seru bertajuk Jakartaloc Fun Battle.

Acara yang diprakarsai oleh Bubuhan Kopi Samarinda ini menggelar dua kompetisi utama, yaitu Manual Brew Competition dan Latte Art Battle. Selain sebagai ajang adu kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan tempat Kopi Jakartaloc kepada khalayak lebih luas.

Bacaan Lainnya
Para Peserta Manual Brew di Jakartaloc (02/07/2025)

Ridwan, Ketua Bubuhan Kopi Samarinda, menyebutkan bahwa kegiatan ini tak hanya menyajikan suasana kompetitif, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi sesama pecinta kopi dan para pelaku industri kopi di Kalimantan Timur.

“Melalui kompetisi seperti ini, kami ingin mempertemukan para barista dari berbagai daerah. Selain sebagai ajang promosi tempat dan menu baru, ini juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman dan saling belajar,” jelas Ridwan.

Manual brew sendiri adalah teknik menyeduh kopi secara manual tanpa menggunakan mesin otomatis, biasanya dengan alat seperti V60, Kalita, atau Chemex. Fokus utamanya adalah menonjolkan karakter rasa kopi seperti tingkat keasaman, kepahitan, kemanisan, serta keseimbangan rasa. Sedangkan latte art adalah seni menggambar di atas permukaan kopi berbasis espresso menggunakan susu yang telah dikukus, menuntut keterampilan dan presisi tinggi dari barista.

Para Peserta Latte Art di Jakartaloc (02/07/2025)

Dari sisi penilaian, juri menilai manual brew berdasarkan kompleksitas rasa, aroma, keseimbangan antara rasa asam, pahit, dan manis. Sedangkan untuk latte art, aspek utama penilaiannya adalah ketepatan desain yang telah ditentukan, kejelasan bentuk, dan konsistensi susu.

Tingginya antusias peserta membuat panitia terpaksa membatasi jumlah pendaftar. Manual brew diikuti 32 peserta, dan latte art dibatasi hanya 16 peserta, berasal dari berbagai daerah seperti Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, Bontang, hingga Sangatta.

Salah satu peserta mengaku senang bisa terlibat dalam acara ini. Menurutnya, selain kompetisinya seru, acara ini juga membuka banyak koneksi baru.

“Kalau biasanya ketemu di coffee shop masing-masing, sekarang bisa saling lihat teknik seduh, gaya latte art, bahkan ngopi bareng tanpa saingan dagang. Ini seru banget,” ujarnya.

Peserta lainnya juga menyampaikan bahwa hadiah bukan hal utama. Yang paling berkesan adalah atmosfer kebersamaan dan semangat belajar yang terasa kental sepanjang acara.

Fun Battle ini memperebutkan hadiah jutaan rupiah dan berbagai doorprize menarik dari sponsor. Namun yang paling berharga adalah semangat kolaborasi dan komunitas yang semakin solid.

Ke depan, Ridwan menyebutkan bahwa Jakartaloc Fun Battle akan menjadi agenda rutin yang digelar 2 hingga 3 kali dalam setahun. Harapannya, kegiatan ini terus menjadi wadah tumbuhnya komunitas kopi yang sehat, produktif, dan ramah bagi siapa saja yang mencintai kopi—dari seduhan pertama, hingga percakapan terakhir. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *