Motor Mogok Setelah Isi BBM, Warga Samarinda Kecewa ke SPBU

RingkasanMedia.id – Samarinda, Seorang warga Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi viral setelah mengamuk di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat motornya mogok setelah mengisi BBM. Insiden ini terjadi di SPBU yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Samarinda Ilir, dan langsung menyebar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut bermula ketika Juhariansyah, warga setempat, mengisi Pertamax seharga Rp 35.000. Setelah pengisian, ia dan istrinya melanjutkan perjalanan, namun tiba-tiba motor yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di tengah jalan. Hal ini hampir menyebabkan kecelakaan, karena mesin motor tiba-tiba tersendat. Juhariansyah mengungkapkan bahwa kejadian serupa sebelumnya juga menimpanya, di mana motor Honda Beat miliknya mogok setelah mengisi BBM di SPBU yang sama. Sejak pertama kali membeli motor, ia selalu mengisi BBM jenis Pertamax.

Bacaan Lainnya

Merasa dirugikan, Juhariansyah pun langsung mendatangi SPBU untuk menuntut pertanggungjawaban. Aksi marahnya di SPBU ini langsung mencuri perhatian publik dan viral di media sosial. Ternyata, kejadian serupa juga dialami oleh warga lain di Samarinda, bahkan dari daerah sekitar seperti Balikpapan dan Kutai Kartanegara.

Menanggapi keluhan tersebut, polisi dari Satreskrim Polresta Samarinda segera turun tangan. Mereka melakukan serangkaian uji coba pada motor yang bermasalah. Hasilnya, memang ada gangguan pada mesin motor, namun polisi juga menguji kandungan air dalam BBM yang digunakan.

Polisi pun tidak berhenti sampai di situ. Mereka menguras BBM dari tangki motor milik Juhariansyah dan menguji kandungan air menggunakan bahan kimia khusus. Selain itu, polisi juga melakukan pengujian terhadap BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo yang ada di SPBU tersebut. Hasil uji menunjukkan bahwa tidak ada kandungan air pada BBM yang digunakan, namun untuk memastikan lebih lanjut, sampel BBM dikirim ke laboratorium.

Kasatreskrim Polresta Samarinda AKP Dicky Anggi Pranata menegaskan bahwa pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat mengenai masalah kerusakan mesin motor usai mengisi BBM di SPBU. Mereka juga berencana melakukan pengecekan di beberapa SPBU lainnya untuk memastikan kualitas BBM yang dijual dan mengatasi keresahan yang semakin meluas di kalangan warga.

“Kami sudah melakukan pengecekan kandungan air pada tiga jenis BBM yang ada di SPBU dan motor milik warga. Untuk memastikan lebih lanjut, sampel sudah kami kirim ke laboratorium,” ujar Dicky seusai melakukan pengecekan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *