RingkasanMedia.id – Samarinda, Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah meningkatnya dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur memicu aksi nyata lewat kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara Primatelindo, NETME, DPD Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur, dan BPBD Kota Samarinda diwujudkan melalui aksi sosial pembagian masker serta vitamin pada Sabtu (26/09/2026).
Aksi kemanusiaan ini menyasar para pelajar di SD Negeri 007 Samarinda serta pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan Simpang Alaya, Kota Samarinda. Langkah ini menjadi sarana proteksi dini bagi masyarakat yang tetap harus menjalankan mobilitas harian di luar ruangan di tengah paparan asap.
Ketua DPD IHGMA Kalimantan Timur, Hendri Kurniawan, S.Tr.Par., S.M., menegaskan bahwa keterlibatan pihak industri perhotelan dan asosiasi profesi dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial (CSR) yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami. Saat kondisi lingkungan mulai memengaruhi kesehatan warga, kita harus hadir dan bergerak bersama. Walau bantuan masker dan vitamin ini sederhana, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Hendri.
Hendri menambahkan bahwa penguatan sinergi antara pelaku usaha, asosiasi profesi, dan instansi pemerintah menjadi krusial dalam merespon berbagai permasalahan lingkungan yang berdampak langsung pada publik.
“Kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada Primatelindo, NETME, dan BPBD Kota Samarinda yang telah mengambil bagian dalam aksi ini. Semangat kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat karena isu kesehatan dan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan, kehadiran BPBD Kota Samarinda di lapangan juga memperkuat porsi edukasi dan imbauan kesiapsiagaan bencana. Masyarakat diajak untuk lebih peka dalam menjaga kualitas kesehatan serta melengkapi perlindungan diri selama periode kabut asap berlangsung.
Sinergi kolektif antara Primatelindo, NETME, DPD IHGMA Kaltim, dan BPBD Kota Samarinda ini diharapkan tidak berhenti sebagai aksi temporer, melainkan menjadi pemantik gerakan bersama menuju masyarakat Kota Samarinda yang lebih peduli, sehat, dan tangguh bencana. (M.I.A.D)







