RingkasanMedia.id – Samarinda, Pemerintah Kota Samarinda telah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan malam Takbiran pada perayaan Idul Fitri dan Idul Adha 1446/2025. Surat Edaran Nomor 451/0129/011.04 ini mengatur dengan jelas ketentuan takbiran, yang menjadi tradisi penting bagi umat Muslim sebagai ungkapan kegembiraan dan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat-Nya.
Takbiran adalah salah satu momen penting dalam Islam yang dilakukan pada malam menjelang Idul Fitri dan Idul Adha, di mana umat Muslim mengucapkan “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar) sebagai bentuk pengagungan terhadap Allah. Selain sebagai wujud syukur, takbiran juga menjadi simbol kebahagiaan dan kemenangan dalam menjalankan ibadah puasa dan qurban.
Namun, seiring dengan antusiasme yang tinggi, pelaksanaan takbiran keliling menggunakan kendaraan bermotor berpotensi melanggar peraturan lalu lintas dan dapat menimbulkan risiko keselamatan. Untuk itu, Pemkot Samarinda memberikan pengaturan lebih lanjut terkait pelaksanaan takbiran, agar tetap berlangsung lancar, aman, dan terkendali, sebagai berikut:
- Takbiran dapat dilakukan di masjid, musholla, langgar, atau surau di setiap lingkungan masyarakat.
- Takbiran keliling hanya diperbolehkan dilakukan di lingkungan sekitar kampung tempat tinggal dengan berjalan kaki, tanpa menggunakan kendaraan bermotor.
- Takbiran keliling bisa melibatkan arak-arakan beduk atau alat seni tradisional lainnya, dengan tetap berjalan kaki tanpa kendaraan.
- Takbiran keliling yang dilakukan dengan berjalan kaki tidak diperkenankan menggunakan petasan atau kembang api, demi menjaga keselamatan dan ketertiban.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Beliau berharap agar pelaksanaan takbiran tetap berjalan dengan khidmat, damai, dan menjaga kondusivitas lingkungan, sehingga perayaan Idul Fitri dan Idul Adha bisa berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan tanpa gangguan.
Dengan pengaturan ini, diharapkan momen takbiran tetap menjadi pengalaman spiritual yang penuh makna, serta aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.






