RingkasanMedia.id – Samarinda, Sebuah karya seni monumental berupa Sculpture Pesut Mahakam resmi diresmikan pada Rabu malam (8/1) di kawasan Jembatan Mahakam IV, Samarinda Seberang. Peresmian tersebut dipimpin oleh Penjabat (PJ) Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si, yang juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Dr. Akmal Malik menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran seluruh undangan dan menegaskan bahwa peresmian sculpture ini merupakan bukti kerja sama yang solid antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam realisasi proyek ini.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam terwujudnya sculpture ini. Proses perencanaan yang panjang ini, Alhamdulillah, kini dapat selesai dengan lancar dan dapat diresmikan pada malam hari ini,” ujar Akmal Malik dengan penuh rasa syukur.
Gubernur Kaltim itu juga menambahkan bahwa keberadaan Sculpture Pesut Mahakam di bawah Jembatan Mahakam IV diharapkan dapat menjadi daya tarik wisatawan serta masyarakat yang melintas. Lebih dari sekadar karya seni, sculpture ini juga berfungsi sebagai simbol pentingnya pelestarian pesut Mahakam, satwa endemik yang populasinya terus menurun.
“Keberadaan sculpture ini tidak hanya sebagai penghormatan terhadap seni dan budaya lokal, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya pelestarian lingkungan, khususnya bagi pesut Mahakam yang kini semakin terancam keberadaannya,” jelas Dr. Akmal Malik.
Beliau juga mengungkapkan bahwa setelah acara peresmian ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan menghibahkan asset tersebut kepada Pemerintah Kota Samarinda. Hal ini bertujuan agar sculpture tersebut dapat dirawat dan dipelihara dengan baik demi keberlanjutan jangka panjang, serta menjadi kebanggaan bagi warga Samarinda dan Kalimantan Timur pada umumnya.
“Kami berharap karya ini akan menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur, khususnya warga Samarinda, serta dapat memperkuat identitas kita sebagai daerah yang peduli terhadap konservasi lingkungan dan budaya,” tambahnya.
Seniman yang menciptakan karya monumental ini, John Martono, juga turut berbagi rasa syukur atas kesempatan untuk menyumbangkan karyanya kepada masyarakat Samarinda. Ia berharap sculpture Pesut Mahakam tidak hanya memperindah pemandangan kota, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan dan pelestarian budaya.
“Saya berharap karya ini bisa menjadi bagian yang mempercantik kota Samarinda sekaligus memperkenalkan simbol Pesut Mahakam sebagai ikon yang melambangkan keberagaman alam dan budaya Kalimantan Timur,” ujar John Martono.
Acara peresmian ditutup dengan prosesi penandatanganan prasasti dan sesi foto bersama. Sculpture Pesut Mahakam ini diharapkan dapat menjadi ikon baru yang tidak hanya memperkuat identitas budaya dan alam Kalimantan Timur, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.






