Tradisi Ziarah Jelang Ramadan, TPU di Samarinda Dipadati Peziarah dan Pedagang Bunga

RingkasanMedia.id – Samarinda, Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, suasana haru dan khidmat mulai terasa di berbagai sudut Kota Samarinda. Tradisi ziarah kubur kembali menghidupkan area pemakaman umum, menjadi momen refleksi sekaligus pengingat akan nilai kebersamaan dan doa bagi keluarga yang telah berpulang.

Sejak Sabtu, 14 Februari hingga sehari sebelum Ramadan, masyarakat tampak memadati sejumlah tempat pemakaman umum, salah satunya di kawasan Jalan Abul Hasan dan Jalan Sejati, Sambutan. Peziarah datang silih berganti, mulai dari individu hingga rombongan keluarga.

Bacaan Lainnya

Banyak di antara mereka membawa perlengkapan kebersihan seperti sapu, cangkul kecil, gunting rumput, hingga air dan kain lap. Area makam dibersihkan, dirapikan, dan dipercantik dengan taburan bunga sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah meninggal dunia. Doa bersama pun dipanjatkan dengan suasana tenang dan penuh kekhusyukan.

Tradisi ziarah menjelang Ramadan ini telah menjadi kebiasaan turun-temurun di tengah masyarakat. Selain untuk mendoakan leluhur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan keluarga karena sering dilakukan bersama-sama lintas generasi.

Momentum meningkatnya jumlah peziarah juga membawa berkah tersendiri bagi para pedagang musiman di sekitar area pemakaman. Mereka menjajakan bunga tabur dan perlengkapan ziarah dengan harga bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000 per paket, tergantung jenis dan jumlah bunga.

Salah satu pedagang bunga mengatakan penjualan meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, tradisi ziarah sebelum Ramadan selalu menjadi momen yang paling dinantikan para penjual bunga setiap tahunnya.

Ziarah kubur menjelang Ramadan bukan sekadar ritual, tetapi juga menjadi pengingat tentang makna hidup, waktu, dan pentingnya doa. Dari area pemakaman, masyarakat membawa pulang bukan hanya kenangan, tetapi juga ketenangan hati untuk menyambut bulan suci dengan lebih siap dan penuh kesadaran. (M.I.A.D)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *