RingkasanMedia.id – Samarinda, Tingkat hunian kamar atau okupansi di Midtown Hotel Samarinda mulai menunjukkan tren pemulihan dengan menyentuh angka di atas 75 persen memasuki pertengahan hingga akhir Ramadan 2026. Meski sempat melandai pada awal bulan suci karena masyarakat lebih fokus menjalankan ibadah di rumah, geliat bisnis perhotelan kini dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran nasional yang mulai berdampak pada aktivitas pertemuan dan acara di ballroom hotel.
Public Relation Midtown Hotel Samarinda, Maulana, mengatakan capaian okupansi tersebut tergolong positif di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak. Namun demikian, ia mengakui adanya penurunan intensitas kegiatan dari sektor pemerintahan maupun korporasi dibandingkan dua tahun sebelumnya.
“Acara-acara di ballroom kita tidak seramai tahun 2024, di mana saat itu efisiensi belum terlalu terasa. Di pertengahan 2025 sudah mulai goyang, dan di tahun 2026 ini juga semakin terasa dampaknya,” ujar Maulana saat ditemui di Midtown Hotel Samarinda, Selasa (10/3/2026).
Dilansir dari Kronikal.Org, kebijakan efisiensi anggaran juga turut memengaruhi tradisi buka puasa bersama atau bukber. Meski area restoran hotel tetap ramai dikunjungi masyarakat, jumlah pengunjung tercatat tidak sepadat tahun sebelumnya.
Untuk menyiasati kondisi tersebut, manajemen hotel melakukan sejumlah inovasi guna menarik minat pengunjung, salah satunya dengan menghadirkan doorprize yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
“Dalam dua tahun terakhir kami selalu menghadirkan doorprize. Tahun lalu hadiahnya sepeda listrik, sedangkan tahun ini kami menyiapkan berbagai perabot rumah tangga seperti kulkas, mesin cuci, dan hadiah menarik lainnya,” jelas Maulana.
Dari sisi layanan akomodasi, Midtown Hotel Samarinda juga menghadirkan paket promo Berkah Ramadan dengan harga Rp645.000 net per malam yang berlaku selama Februari hingga Maret 2026. Paket tersebut sudah termasuk sarapan atau sahur untuk dua orang, akses fasilitas kebugaran, serta peningkatan kecepatan internet di dalam kamar.
Sementara itu, untuk sajian kuliner Ramadan, pihak hotel tetap konsisten menyajikan rotasi menu khas Nusantara dan Timur Tengah setiap hari. Sejumlah menu favorit seperti gulai kambing, tongseng, hingga sop kambing disajikan secara bergantian dengan tema daerah yang berbeda, mulai dari Kalimantan, Jawa Barat hingga Sulawesi.
Paket buka puasa bersama tersebut dibanderol seharga Rp185.000 net per orang untuk dewasa, dengan kebijakan harga khusus bagi anak-anak usia 1 hingga 7 tahun.
Menatap potensi pasar setelah Idulfitri, manajemen Midtown Hotel Samarinda kini tengah menyiapkan program promo Halal Bihalal yang direncanakan segera diluncurkan dan berlaku hingga akhir April 2026.
Melalui program tersebut, pihak hotel berharap dapat menjaga momentum tingkat hunian kamar sekaligus menghidupkan kembali aktivitas pertemuan dan kegiatan di ballroom setelah momen Lebaran usai. (M.I.A.D)






