RingkasanMedia.id – Samarinda, Teras Samarinda kembali menjadi pusat aktivitas seni, budaya, hiburan, dan ekonomi kreatif melalui gelaran BASA-BASI Vol. 2 yang berlangsung pada 16–19 Juli 2026. Mengusung tema East Asia Culture Integration, event ini menghadirkan perpaduan budaya lokal Kalimantan Timur dengan budaya Asia Timur dalam satu panggung yang dikemas secara modern dan inklusif.
Selama empat hari penyelenggaraan, masyarakat disuguhkan beragam hiburan, mulai dari Guangdong Dragon & Lion Dance, Cosplay Show, Festival Balon, pertunjukan seni budaya, penampilan band lokal, aktivitas olahraga, hingga puluhan tenant kuliner dan UMKM yang memadati kawasan Amphitheater dan Pedestrian Area Teras Samarinda.
Festival Manager BASA-BASI Vol. 2, Tengku Imam, mengatakan konsep East Asia Culture Integration dipilih sebagai upaya memperlihatkan bahwa budaya lokal dapat hidup berdampingan dan berkolaborasi dengan beragam budaya yang tumbuh di Kalimantan Timur.
“Selama ini yang sering ditampilkan adalah budaya tradisional lokal. Melalui BASA-BASI Vol. 2 kami ingin menunjukkan bahwa budaya lokal juga dapat berintegrasi dan berasimilasi dengan kultur-kultur lain yang berkembang di Kalimantan Timur, termasuk budaya Asia Timur. Kalimantan Timur merupakan daerah yang majemuk, sehingga keberagaman tersebut layak ditampilkan dalam satu ruang kreativitas,” ujarnya.
Menurut Tengku Imam, meski mengangkat tema budaya Asia Timur, event ini tetap memberikan ruang besar bagi pelestarian budaya Nusantara. Salah satunya melalui lomba tari tradisional yang menjadi bagian dari rangkaian acara, berdampingan dengan berbagai pertunjukan modern yang diminati generasi muda.

“Kami tetap menghadirkan kegiatan yang mengangkat budaya tradisional sebagai bentuk pelestarian. Namun di sisi lain, kami juga ingin menghadirkan aktivitas yang lebih global sehingga semua kalangan dapat menikmati event ini,” katanya.
Salah satu atraksi yang menjadi perhatian pengunjung adalah Festival Balon, sebuah konsep hiburan yang masih jarang ditemui di Samarinda maupun Kalimantan Timur. Kehadiran festival tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman baru, khususnya bagi anak-anak dan keluarga yang berkunjung ke Teras Samarinda.
Selain hiburan, BASA-BASI Vol. 2 juga menjadi wadah promosi bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 43 tenant turut meramaikan event ini, terdiri dari 33 tenant di area bawah dan 10 tenant di area atas yang menawarkan beragam kuliner, produk kreatif, hingga hasil karya UMKM lokal.
Tengku Imam berharap BASA-BASI tidak hanya menjadi agenda hiburan semata, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi kreatif di Kalimantan Timur.
“Kami berharap BASA-BASI dan event-event sejenis dapat menjadi katalisator berkembangnya ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. Selain menjadi ruang promosi bagi para pelaku seni dan budaya, kami juga ingin membantu UMKM agar semakin berkembang dan dikenal masyarakat,” ungkapnya.
Selama penyelenggaraan, suasana Teras Samarinda dipenuhi antusiasme masyarakat yang menikmati berbagai pertunjukan seni, berburu kuliner, berfoto bersama karakter cosplay, hingga menyaksikan atraksi budaya dari sore hingga malam hari. Kehadiran BASA-BASI Vol. 2 menjadi bukti bahwa ruang publik dapat menjadi tempat bertemunya seni, budaya, hiburan, dan ekonomi kreatif dalam satu perhelatan yang dinikmati seluruh lapisan masyarakat. (M.I.A.D)






