Pria 48 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Jalan Otista Samarinda, Setelah Istrinya Pulang Kampung

RingkasanMedia.id – Samarinda, Warga Jalan Oto Iskandardinata Gang Al Wakab, Kelurahan Sungai Dama, Kota Samarinda, dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di dalam kamar kosnya pada Jumat (14/03/2025) pagi, sekitar pukul 08.00 WITA.

Korban yang diketahui berinisial T (48), seorang pengamen, sudah lebih dari setahun tinggal di kos tersebut. Ia pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Maslan, yang merasa khawatir karena sudah beberapa hari korban tidak terlihat keluar dari kamarnya.

Bacaan Lainnya

“Saya cek ke dalam kamar, dia tampak tidak bergerak. Saya coba periksa pernafasannya, namun sudah tidak ada,” ungkap Maslan.

Maslan menjelaskan bahwa ia terakhir kali melihat korban beberapa hari sebelumnya. Biasanya, T sering keluar untuk bekerja sebagai pengamen, namun belakangan ini ia tidak tampak seperti biasanya.

“Dia jarang keluar, biasanya bekerja. Terakhir kali saya lihat, ada keluarganya yang datang malam-malam. Sepertinya mereka ingin membawanya ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya,” tambah Maslan.

Korban dikenal sebagai pribadi yang cenderung tidak terlalu banyak berinteraksi dengan penghuni kos lainnya. Ia lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar dan hanya sesekali keluar untuk bekerja.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban tinggal di kos tersebut bersama istrinya. Namun, pada saat kejadian, istrinya sedang berada di kampung halaman, sehingga korban tinggal seorang diri di kamar kos tanpa ada yang mengetahui kondisi kesehatannya beberapa hari terakhir.

“Keluarganya sempat datang beberapa waktu lalu, namun setelah itu tidak ada yang tahu bagaimana keadaannya,” ujar Maslan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari pihak kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang memburuk.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *