RingkasanMedia.id – Jakarta, Memasuki Desember 2025, langit malam akan dihiasi oleh fenomena astronomi yang memukau: purnama terakhir tahun ini sekaligus supermoon, yang dikenal sebagai Supermoon Cold Moon.
Fenomena ini diperkirakan mencapai puncaknya pada 4 Desember 2025 pukul 18.14 WIB , purnama ketiga dari rangkaian supermoon berturut-turut (Oktober–Desember 2025).
Mengapa disebut “Cold Moon”?
Istilah Cold Moon berasal dari tradisi penduduk asli Amerika (khususnya Suku Mohawk), sebagai penanda datangnya bulan purnama di awal musim dingin — ketika suhu menurun dan salju mulai turun di belahan bumi utara. Bagi masyarakat agraris masa lalu, Cold Moon menjadi sinyal untuk bersiap menghadapi cuaca ekstrem dan memulai masa istirahat.
Selain itu, ada pula julukan Long Night Moon atau “Bulan Malam Panjang” dari warisan budaya Suku Mohican. Nama ini diberikan karena purnama Desember berdekatan dengan titik balik matahari musim dingin, kebetulan malam di sekitar periode ini adalah yang terpanjang dalam setahun — sehingga cahaya bulan muncul lebih lama di langit.
Keistimewaan Astronomis Supermoon
Saat berada di posisi perigee — titik terdekatnya dengan Bumi — Bulan pada Supermoon Cold Moon diperkirakan berada sekitar 357.000 kilometer dari Bumi. Dengan jarak yang lebih dekat ini, purnama tampak hingga 8% lebih besar dan cahayanya sekitar 16% lebih terang dibanding purnama biasa.
Posisi Bulan yang tinggi di langit malam Desember membuat malam penghujung tahun ini terasa lebih terang dari biasanya — suasana yang cocok untuk refleksi, renungan, atau sekadar menikmati keindahan alam.
Kapan dan bagaimana menyaksikannya?
Waktu terbaik untuk mengamati peristiwa ini adalah segera setelah Bulan terbit di horizon timur pada malam 4 Desember. Di momen itu, Anda berpeluang melihat “ilusi bulan besar” (moon illusion), di mana Bulan tampak lebih besar dari biasanya — pemandangan yang sangat dramatis dan menakjubkan.
Lebih dari sekedar fenomena astronomi, Cold Moon juga memiliki makna budaya: dalam tradisi Eropa kuno, bulan purnama di awal Desember kerap disebut Moon Before Yule — waktu yang dianggap sangat cocok untuk introspeksi, melepaskan beban tahun lama, dan menyambut awal baru.
Bagi Anda yang melewatkan puncak Supermoon Cold Moon kali ini — tenang saja. Menurut data lembaga astronomi, supermoon berikutnya baru akan terjadi pada 24 Desember 2026. (M.I.A.D)






