RingkasanMedia.id – Samarinda, Mengantisipasi rencana aksi penyampaian aspirasi masyarakat yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik strategis.
Pengaturan ini difokuskan pada dua lokasi utama yang menjadi pusat pergerakan massa, yakni kawasan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Langkah tersebut diambil guna meminimalisir potensi kemacetan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama aksi berlangsung.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, menyampaikan bahwa kepadatan arus lalu lintas diperkirakan terjadi secara bertahap. Pada pagi hari, penumpukan kendaraan berpotensi terjadi di sekitar Gedung DPRD Kaltim, sementara siang hingga sore hari diprediksi bergeser ke kawasan Kantor Gubernur Kaltim.
“Karena ada pergerakan massa di dua titik tersebut, tentu akan berdampak pada arus lalu lintas. Kami telah menyiapkan rekayasa untuk meminimalisir kepadatan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan, pengaturan lalu lintas ini bersifat situasional dan akan terus dipantau secara langsung oleh petugas di lapangan. Penyesuaian akan dilakukan sesuai kondisi guna memastikan keamanan dan kelancaran bagi seluruh pengguna jalan.
Adapun skema rekayasa lalu lintas yang perlu diperhatikan masyarakat adalah sebagai berikut:
Sesi pagi (09.00 – 12.00 WITA) di area Gedung DPRD Kaltim
Arus lalu lintas di Jalan Teuku Umar (depan Kantor DPRD Kaltim) akan dialihkan. Pengendara dari arah Jalan MT Haryono menuju Jalan Rapak Indah diarahkan melalui rute alternatif:
Jalan MT Haryono – Jalan Tengkawang – Jalan Kahoi – tembus ke Jalan Teuku Umar (sisi luar) – Jalan Rapak Indah.
Sesi siang (12.00 WITA – selesai) di area Kantor Gubernur Kaltim
Seiring pergeseran massa ke Jalan Gajah Mada, rekayasa lalu lintas diberlakukan dengan dua skema utama:
Rute Yos Sudarso menuju Slamet Riyadi:
Jalan Niaga Timur – Jalan Imam Bonjol – Jalan Basuki Rahmat – Jalan KH Abdurrasyid – Jalan Dr. Sutomo – Jalan Juanda – Jalan P. Antasari – Jalan Slamet Riyadi.
Rute Slamet Riyadi menuju Yos Sudarso:
Jalan Slamet Riyadi – Jalan RE Martadinata (akses depan Kantor Gubernur ditutup atau terbatas) – Jalan Gunung Cermai – Jalan Gunung Merbabu – Jalan Gunung Arjuna – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan KH Khalid – Jalan Yos Sudarso.
Pihak kepolisian dan Dishub mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan serta menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan. Diharapkan dengan rekayasa ini, aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar di tengah berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi. (M.I.A.D)






